KAI Tertibkan Pedagang di Sisi Selatan Stasiun Tugu Jogja

KAI Tertibkan Pedagang di Sisi Selatan Stasiun Tugu Jogja
Petugas Daop 6 Yogyakarta dan personel gabungan melaksanakan sterilisasi kawasan Stadiun Yogyakarta pada Rabu (1/7). ANTARA/HO-Humas Daop 6 Yogyakarta

Pesisirnusa.com, JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menertibkan kawasan sisi selatan Stasiun Tugu Jogja, Rabu (1/7/2026). Penertiban menyasar kios dan pedagang yang menempati trotoar, badan jalan, hingga area parkir stasiun.

Kegiatan tersebut melibatkan 82 personel gabungan yang terdiri atas unsur TNI, Polri, Satpol PP, serta pemerintah wilayah setempat.

Sebelum penertiban dilakukan, trotoar dan akses jalan di sisi selatan stasiun kerap dipenuhi pedagang tidak berizin. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kelancaran arus kendaraan sekaligus menghambat akses pejalan kaki menuju stasiun.

Deputy Executive Vice President (EVP) Daop 6 Yogyakarta, Rahim Ramdani, mengatakan penataan kawasan dilakukan untuk mengembalikan fungsi fasilitas umum sekaligus menciptakan lingkungan stasiun yang lebih tertib.

“Sterilisasi ini adalah upaya bersama untuk menciptakan lingkungan stasiun yang lebih tertib dan nyaman, sehingga dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para pelanggan kereta api,” kata Rahim dilansir dari Antara, Rabu.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan kawasan sisi selatan merupakan salah satu akses utama menuju Stasiun Tugu Jogja sehingga perlu dijaga ketertiban dan kebersihannya.

Menurut dia, keberadaan bangunan liar maupun pedagang di area yang tidak semestinya tidak hanya mengurangi estetika kawasan, tetapi juga berpotensi mengganggu keselamatan masyarakat.

“Kawasan ini adalah akses utama menuju stasiun, sehingga harus dipastikan bersih dan tertata. Kami mengapresiasi dukungan dari TNI, Polri, serta pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan yang berlangsung humanis dan kondusif ini,” ujarnya.

KAI Daop 6 memastikan penataan kawasan sisi selatan Stasiun Tugu Jogja tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Penertiban akan dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga fungsi fasilitas umum sekaligus mendukung kelancaran aktivitas penumpang.

Selain menjaga aset perusahaan, penataan kawasan juga ditujukan agar akses keluar masuk stasiun tetap aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami berharap masyarakat ikut mendukung langkah ini,” kata Feni.

Leave a Reply