Mesin Produksi Meledak di Pabrik Kawasan Candi Semarang, 1 Pekerja MD dan 8 Luka

Mesin Produksi Meledak di Pabrik Kawasan Candi Semarang, 1 Pekerja MD dan 8 Luka
Kondisi pabrik di Kawasan Candi Semarang setelah mengalami insiden mesin produksi meledak, Rabu (1/6/2026). (Daerah/Fitroh Nurikhsan)

Pesisirnusa.com, SEMARANG — Ledakan mesin produksi terjadi di PT Raw Botanical Nusantara, Jalan Apel, Kawasan Industri Candi (KIC), Kota Semarang, Rabu (1/7/2026) sekitar pukul 09.59 WIB. Peristiwa itu mengakibatkan satu pekerja meninggal dunia dan delapan pekerja lainnya mengalami luka-luka.

Pantauan Espos di lokasi menunjukkan sejumlah mobil pemadam kebakaran, ambulans, dan Tim Inafis Polri berada di lokasi untuk melakukan penanganan serta olah tempat kejadian perkara (TKP).

Wakil Komandan Regu 2 Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang, Bambang Setiawan, mengatakan ledakan berasal dari mesin produksi bertekanan tinggi. Kerasnya ledakan bahkan membuat bangunan di sekitar pabrik bergetar hingga sempat dikira gempa oleh warga.

“Ini ledakan mesin tekanan tinggi, bukan kebakaran. Dampaknya sampai terasa seperti gempa. Korbannya satu orang meninggal dunia dan delapan pekerja mengalami luka-luka,” kata Bambang saat ditemui Espos di lokasi, Rabu.

Menurut Bambang, saat petugas Damkar tiba di lokasi seluruh korban telah dievakuasi pihak perusahaan ke rumah sakit. Meski demikian, bekas darah para korban masih terlihat di area produksi.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh dari salah seorang karyawan, ledakan diduga terjadi saat pekerja hendak memeriksa tekanan pada mesin press atau mesin vakum yang digunakan dalam proses produksi. Namun, sebelum proses pemeriksaan selesai, mesin tiba-tiba meledak.

“Tidak ada kebakaran, tidak ada yang hangus. Dari keterangan karyawan, mesin produksi itu tidak sepanas biasanya. Saat pekerja mendekat untuk mengecek karena terasa panas pada jarak satu hingga dua meter, mesin langsung meledak,” jelas Bambang.

Sementara itu, seorang pedagang yang berjualan di depan pabrik, Bu Mun, mengaku terkejut mendengar suara ledakan yang sangat keras. Saat kejadian, ia sedang menggoreng dagangannya.

“Suara ledakannya keras sekali. Saya lagi menggoreng, kaget dan takut. Getarannya terasa seperti gempa. Saya tidak tahu apa yang meledak,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti ledakan. Identitas pekerja yang meninggal dunia juga belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.

Leave a Reply