Pesisirnusa.com, BOYOLALI — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkap pemerintah mengalokasikan anggaran tambahan untuk program pelatihan kerja gratis sebesar Rp1,7 triliun.
“Kami baru saja dipercaya Pak Presiden untuk mendapatkan anggaran tamabahan untuk 270.000 orang, untuk pelatihan. Totalnya Rp1,7 triliun untuk dibagi se-Indonesia,” kata dia dalam sambutan acara pelatihan tenaga kerja penyandang disabilitas (TKPD) di Pendapa Gede Boyolali, Jumat (31/7/2026).
Ia mengatakan pelatihan tersebut akan gratis bagi warga, sehingga ia mendorong para pimpinan daerah termasuk Bupati Boyolali yang hadir dalam acara itu untuk benar-benar memanfaatkan hal tersebut.
Yassierli sendiri mengungkap ada dua balai pelatihan kerja yang dimiliki oleh Kemnaker di Solo dan Semarang.
“Tentu pelaksanaannya bisa di Boyolali. Boyolali luar biasa, dengan adanya pelatihan ini, saya yakin bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Ini adalah upaya kami untuk memberikan kesempatan yang sama untuk semua orang,” kata dia.
Dilansir Antara, Yassierli mengatakan pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran Rp5,9 triliun untuk memperkuat program Magang Nasional (Magang Hub) 2026 dan pelatihan vokasi guna meningkatkan kompetensi serta daya saing tenaga kerja Indonesia.
“Tadi [program] magang [nasional] kami mendapatkan tambahan dana Rp4,2 triliun, pelatihan vokasi kami mendapatkan tambahan dana Rp1,7 triliun, ya baru bulan lalu,” kata Menaker usai pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Sementara itu, Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, mengatakan selain program pelatihan kerja gratis, terdapat pula program magang hub. Pada angkatan pertama terdapat 100.000 peserta. Lalu, angkatan kedua terdapat 150.000 pekerja. Program magang diperuntukkan agar lulusan universitas siap masuk pasar kerja.
Sedangkan, pelatihan digunakan untuk menjadi jembatan menyiapkan calon pekerja, termasuk untuk penyandang disabilitas serta pekerja yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Kemnaker mendapat anggaran tambahan dari Pak Presiden Prabowo untuk pelatihan dan pemagangan. Jadi untuk magang ada 150.000 [peserta],” kata dia.

Leave a Reply