Rotary Gandeng PKK Solo Edukasi Pemenuhan Gizi Ibu Hamil dan Anak Balita

Rotary Gandeng PKK Solo Edukasi Pemenuhan Gizi Ibu Hamil dan Anak Balita
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solo Venessa Winastesia (empat dari kiri) menyerahkan bahan pangan kepada warga di Aula Kecamatan Serengan, Solo, Selasa (28/7/2026). (Daerah/Wahyu Prakoso)

Pesisirnusa.com, SOLO – Rotary Clubs of Solo memperingati Hari Anak Nasional dengan edukasi pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak balita di Aula Kecamatan Serengan, Solo, Selasa (28/7/2026).

Rotary Clubs of Solo melakukan edukasi melibatkan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solo Venessa Winastesia, dokter Rumah Sakit Indriati Solo Baru, petugas kesehatan Dinas Kesehatan Kota Solo, serta demo memasak Horison Aziza Solo.

Venessa menjelaskan menyayangi, melindungi, dan membangun masa depan anak bisa dilakukan dengan memberikan gizi terbaik. Investasi terbesar pada anak tak hanya pendidikan namun pemenuhan gizi.

Dia menjelaskan prevalensi stunting Kota Solo tercatat berada di angka 7,59% atau 1.100 anak pada 2025. Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh untuk anak balita yang disebabkan kekurangan gizi kronik ataupun infeksi berulang dalam 1.000 hari pertama kehidupan.

Venessa menjelaskan beberapa tanda anak stunting adalah tinggi badan anak jauh di bawah garis normal kurva pertumbuhan hingga berat badan rendah. Dampak anak stunting akan mengalami gangguan perkembangan kognitif dan otak sampai sistem kekebalan tubuh yang menurun.

Menurut dia, berbagai faktor penyebab stunting mencakup kurangnya asupan gizi ibu hamil dan anak, infeksi berulang, hingga sanitasi yang buruk. Ia mengapresiasi Rotary Clubs of Solo berperan aktif dalam memberikan penyuluhan mengenai pemenuhan gizi.

Venessa mengajak para orang tua memperhatikan usia 1.000 hari pertama kehidupan dengan memberikan asupan gizi semaksimal mungkin. Ia meminta para orang tua tidak sampai kecolongan pada 1.000 hari pertama.

“Seribu hari pertama kehidupan dimulai dari awal masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Ibu hamil harus memperhatikan gizi dan juga asupan yang masuk ke dalam tubuh,” kata dia.

Kemudian, kata dia, ketika anak lahir harus terus diberikan ASI eksklusif. Manfaat ASI eksklusif adalah melindungi kesehatan bayi, mendukung pertumbuhan otak, serta memperkuat fisik bayi selama enam bulan pertama kehidupan tanpa tambahan makanan atau minuman lain.

Makanan Pendamping ASI

Venessa juga membagikan tips memberikan makanan pendamping ASI setelah 6 bulan dengan makanan pendamping ASI dengan Isi Piringku. Isi Piringku adalah panduan porsi gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan yang membagi satu piring makan menjadi sayur, buah, makanan pokok, dan lauk-pauk.

Assistant Governor Rotary Metty Indriasari menjelaskan kesehatan ibu dan anak merupakan tanggung jawab bersama. Anak adalah anugerah sekaligus harapan bangsa. Masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas generasi penerus yang dipersiapkan sejak dini. 

“Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan ibu hamil dan tumbuh kembang anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ungkap dia.

Menurut dia, salah satu tantangan yang dihadapi adalah masalah gizi dan stunting. Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan otak, kesehatan, kemampuan belajar, hingga produktivitas anak di masa depan. 

“Karena itu, edukasi mengenai bisnis seimbang, pola makan yang sehat, serta perhatian sejak masa kehamilan menjadi langkah yang sangat penting. Melalui kegiatan ini, Rotari ingin mengambil bagian dalam upaya tersebut,” kata dia.

Dia berharap kegiatan Rotary tak hanya menjadi kegiatan seremonial tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Rotary memiliki semboyan Service Above Self yaitu mengutamakan pelayanan atau kepentingan orang lain di atas kepentingan pribadi.

“Semangat inilah yang kami pegang dalam setiap kegiatan sosial, kesehatan, pendidikan, maupun kemanusiaan. Kami percaya bahwa perubahan besar di awal dengan langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama. Kami juga berharap sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha dan masyarakat terus dapat terjalin dengan baik,” ungkap dia.

Leave a Reply