Motor dan Mobil Kecelakaan Adu Banteng di Maospati Magetan, Pemotor Meninggal

Motor dan Mobil Kecelakaan Adu Banteng di Maospati Magetan, Pemotor Meninggal
Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan mobil di jalan raya Maospati-Magetan masuk Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kamis (23/4/2026). (Istimewa)

Pesisirnusa.com, MAGETAN — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Maospati–Magetan, tepatnya masuk Kelurahan Kraton, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Insiden yang disebut warga sebagai adu banteng antara sepeda motor dan mobil itu menewaskan satu orang di lokasi kejadian.

Kepala Unit Penegakan hukum (Kanit Gakum) Satlantas Polres Magetan, Iptu Sulanjar, menyampaikan korban meninggal berinisial F, 21, pengendara sepeda motor Honda Beat berpelat nomor AE 2159 RS warga Kabupaten Luwu Utara. Korban meninggal dunia di tempat akibat luka parah yang dideritanya setelah benturan keras.

Sementara itu, penumpang yang dibonceng korban, MA, 20, pelajar asal Kabupaten Ogan Komering Ilir, selamat meski mengalami nyeri pada lutut kaki kanan. Korban dilaporkan dalam kondisi sadar usai kejadian dan telah mendapatkan penanganan awal dari petugas.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil Toyota Yaris berpelat nomor AG 1894 LS yang dikemudikan MS, 56, warga Kabupaten Tanah Bumbu. Pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka, namun tetap dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, peristiwa bermula saat mobil melaju dari arah barat ke timur.

“Pada saat bersamaan, sepeda motor yang berada di depan diduga hendak mendahului kendaraan lain. Namun jarak yang terlalu dekat serta kurangnya antisipasi menyebabkan tabrakan tidak terhindarkan,” ujarnya.

Benturan keras itu mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah pada bagian depan. Sementara mobil mengalami kerusakan di bagian bodi depan.

Iptu Sulanjar menambahkan, pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa tersebut.

“Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” jelasnya.

Sementara itu, seorang warga setempat, Purnomo, mengaku mendengar suara benturan keras dari lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat karena banyaknya warga yang mendekat. Petugas kepolisian segera melakukan evakuasi korban serta mengatur arus lalu lintas agar kembali lancar.

“Suara tabrakannya keras sekali seperti benturan besar. Warga langsung keluar rumah, dan korban sudah tergeletak di jalan,” kata dia.

Leave a Reply